Pantai Suster

Pantai suster diam-diam mulai menampakan kembali keindahannya seperti 10 tahun yang lalu. Setelah sekian lama hamparan pasirnya di penuhi sampah, orang-orang pun menyadari ada potensi ekonomi dari pantai yang berhadapan dengan Adonara ini.

Para pedagang es pun berjejer di sepanjang pantai itu. Mereka menawarkan pesona sejuk bagi kerongkongan ketika matahari siang begitu kejam dalam bersinar. Pohon rindang berbaris semacam kalbu.

Di pantai ini meskipun terbenam matahari tak terlihat, rona - ronanya yang tertangkap awan Adonara tetap terlihat. Jadi bagi para pencari senja, saksikan sensasi terbenam matahari yang tak kalian lihat.

Walau pasir pantai ini tidak halus, tetap nyaman untuk di pijaki dan diduduki. Ada bocah-bocah bermain di sana, menyaksikan arus yang pulang dan pergi. Perahu nelayan, dan ada banyak hal

Dan ketika senja itu temaram dan sepenuhnya menghilang.
Kalian dapat juga menyaksikan nyala lilin-lilin  dari kuburan, sebagai semacam perenungan.
(rd).

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

MINUM KOPI SORE

kekal

KUANTUM SENJA